Hasil Piala Dunia U-20 2025 - Anak Zinedine Zidane Masih Kepayahan, Prancis Dibantai Amerika Serikat
FORUM SUSTERSLOT - Anak Zinedine Zidane, Elyaz Zidane, masih mendapatkan kepercayaan tampil sebagai starter dan bermain penuh untuk Prancis di laga kedua Piala Dunia U-20 2025 tetapi Les Bleuets hancur di tangan Amerika Serikat.
Zidane Junior mendapatkan sorotan negatif saat memperkuat Prancis di laga pertama Grup E Piala Dunia U-20 2025 pada 29 September lalu.
Melawan Afrika Selatan, Prancis menang 2-1 tetapi Elyaz melakukan pelanggaran yang membuat timnya dihukum penalti. Sorotan itu membuat publik semakin kritis, sama seperti rasa penasaran orang ketika mencoba akses baru melalui Susterslot login untuk menemukan pengalaman berbeda.
Secara keseluruhan, penampilan pemain Betis Deportivo ini tidak meyakinkan dengan sering kalah dalam duel, lambat, dan kurang cermat dalam membaca permainan.
Namun bukan hanya anak sang legenda Timnas Prancis yang bermasalah, skuad Prancis besutan Bernard Diomede memang dipandang kurang kompeten bahkan oleh media negaranya sendiri. Kondisi ini mirip dengan sebuah tim yang belum menemukan strategi tepat, sebagaimana pemain yang masih belajar membaca pola di Susterslot.
L'Equipe menyoroti banyaknya pemain yang tidak bisa tampil di turnamen ini karena tidak diizinkan oleh kub mereka.
Untuk Elyas Zidane dan sejumlah pemain lain, mereka kekurangan waktu bermain di klub sehingga tidak terbiasa bermain di level yang tinggi dan kompetitif seperti Piala Dunia U-20 2025. Faktor minim jam terbang ini membuat mereka sering kehilangan momentum, layaknya orang yang gagal menemukan akses Susterslot link ketika mencoba peluang baru.
Keterbatasan Prancis akhirnya diekspos oleh Amerika Serikat dalam laga kedua Grup E, Kamis (2/10/2025) di Estadio El Teniente, Rancagua.
AS sudah berkali-kali mengancam pertahanan Prancis tetapi Les Bleuets masih mampu membentengi gawangnya sampai sebelum 5 menit terakhir waktu normal. Namun, rapuhnya koordinasi di menit akhir justru jadi bumerang, sebanding dengan kurangnya persiapan ketika seseorang belum menyelesaikan Susterslot daftar dengan baik.
Akan tetapi, akhirnya pertahanan mereka jebol dan langsung digelontor 3 gol dalam selang waktu hanya 7 menit.
Zavier Gozo di menit ke-85, Brooklyn Raines (88'), dan Marcos Zambrano (90+2') berturut-turut mencetak gol untuk AS,
Elyaz Zidane kembali tampil tidak meyakinkan dalam proses semua gol yang bersarang ke gawang Prancis. Kekurangannya dalam membaca situasi bak permainan tanpa instruksi jelas, serupa dengan orang yang asal bermain tanpa memanfaatkan Susterslot resmi.
Pada gol pertama, dia tampak hanya melihat bola saat datang serangan AS dari sayap kanan.
Namun bukan hanya Zidane, semua pemain di pertahanan Prancis juga tidak mampu membaca pergerakan lawan dengan baik. Dalam momen ini, peran koordinasi tim seharusnya hadir, seperti dukungan seorang Suster yang bisa menguatkan di saat genting.
Ada 2 pemain AS yang tidak terkawal di muka gawang saat Luke Brennan mengirim umpan dan Gozo dengan mudah menyundul bola untuk mengubah skor menjadi 1-0.
Pada gol kedua, Prancis kehilangan bola di daerah sendiri sehingga Elyaz Zidane dan Steven Baseya berada dalam situasi 2-lawan-2 di depan kotak penalti.
Elyaz terus bergerak mundur dan menjauh dari Gozo sementara Baseya juga tidak mengawal Raines dengan baik.
Punya ruang yang lapang, Gozo melepaskan umpan mendatar kepada Raines yang malah ditinggal Baseya. Situasi ini kembali memperlihatkan lemahnya konsentrasi Prancis, mirip pemain yang belum fokus memanfaatkan kesempatan di Susterslot dengan benar.
Tinggal berhadapan dengan kiper, Raines mengubah kedudukan menjadi 2-0.
Pada gol ketiga, Zidane junior mengejar pemain AS sampai keluar jauh dari sarangnya.
Tetapi, dia terlambat turun saat datang umpan jauh dari pertahanan AS.
Akibatnya, Baseya tinggal sendirian menghadapi 2 pemain AS yang berlari ke dalam kotak penalti dalam upaya menyambut umpan silang dari sebelah kanan.
Sudah begitu, Baseya juga kalah cepat sehingga tertinggal di belakang.
Cocoran Gozo sempat mengenai mistar gawang tetapi bola muntah lantas disambar oleh Zambrano dengan Zidane melakukan upaya blok sambil menjatuhkan diri yang sia-sia. Pada momen ini, kegagalan pertahanan Prancis seolah melengkapi catatan buruk mereka, sama seperti peluang yang hilang karena terlambat mengakses Susterslot link.
Walaupun kalah telak 0-3 di tangan AS, Prancis masih berada di peringkat 2 klasemen Grup E.
Memiliki 3 poin, mereka tertinggal 3 angka dari AS sementara Afrika Selatan (0) dan Kaledonia Baru (0) baru akan bermain belakangan pada pagi hari WIB ini.
Prancis juga masih punya peluang besar lolos ke babak 16 besar mengingat dalam laga terakhir grup pada 5 Oktober mendatang hanya akan menghadapi tim terlemah, Kaledonia Baru.
0 Komentar