MotoGP San Marino 2025 - Valentino Rossi Tertawa Lihat Marc Marquez Kecelakaan Sprint Race, Dendam Kesumat Disinggung Media
DIBERITAKAN OLEH SUSTERSLOT - Valentino Rossi mendapatkan sorotan atas reaksinya saat melihat Marc Marquez mengalami crash pada sprint race MotoGP San Marino 2025.
Sprint race MotoGP San Marino 2025 yang berlangsung di Sirkuit Misano, Italia pada Sabtu (13/9/2025) kemarin berjalan memilukan untuk Marquez.
Andalan tim pabrikan Ducati yang start dari urutan keempat harus menyudahi aksinya lebih dini dalam lomba yang berdurasi selama 13 putaran tersebut.
Marquez gagal melakukan penyelamatan saat merebahka motornya terlalu dalam di tikungan 15 saat sprint race MotoGP San Marino 2025 memasuki lap keenam.
Alhasil, dia pun terjatuh dan terhempas ke area gravel dan gagal membawa tambahan poin penting di kesempatan kali ini. Crash yang dialami Marquez mengundang sorak sorai penonton yang hadir di Sirkuit Misano yang dikenal sebagai teritori salah satu musuh besarnya, Valentino Rossi. Tak hanya para penggemar, Rossi yang hadir langsung ke sirkuit juga menjadi perbincangan setelah memberikan reaksinya. The Doctor tertangkap kamera menertawakan momen crash yang dialami Marquez saat berada di salah satu sudut sirkuit bersama beberapa orang. Sikap tersebut lantas menjadi perbincangan dan tak sedikit mengundang komentar miring lantaran Rossi bahagia melihat satu pembalap mengalami kecelakaan.
Tak bisa dipungkiri bahwa percikan rivalitas ini masih terasa meski peraih sembilan gelar juara dunia itu sudah pensiun empat tahun lalu. Reaksi Rossi saat melihat Marquez kecelakaan pada sesi sprint race ini turut mengundang sorotan dari media Motorsport, MotoGP News. Dalam sebuah artikelnya, mereka menyinggung bahwa Rossi masih memiliki dendam usai kehilangan kesempatan meraih gelar juara dunia MotoGP musim 2015. "Rossi dan Marquez telah terlibat perseteruan sejak peristiwa yang membawa Jorge Lorenzo meraih gelar MotoGP pada tahun 2015," tulis MotoGP News.
"Rossi yakin Marquez membantu Lorenzo dalam beberapa balapan terakhir dan sejak itu ia tidak pernah memaafkannya." Media Spanyol, Motosan juga menyayangkan reaksi yang ditunjukkan Rossi dan penggemarnya yang senang melihat peraih delapan gelar juara dunia itu tersungkur. Bagi Motosan, hal ini tidak akan mengubah apa pun karena Marquez sudah di ambang menjadi juara dunia untuk menyamai pencapaian trofi milik Rossi. "Pada titik ini, muncul pertanyaan apakah pantas bersukacita atas kecelakaan seorang pembalap ketika ia sudah hampir dipastikan menjadi juara dunia?" tulis Motosan. "Kecelakaan ini sama sekali tidak mengubah kenyataan." "Kenyataan itu tak lain adalah Marquez sebagai pemimpin klasemen yang tak terbantahkan, dengan gelar juara yang hampir dipastikan." "Kecelakaan hari ini sama sekali tidak mengubah posisinya di kejuaraan dunia." Meski menelan hasil minor, Marquez masih berpeluang untuk memenangkan sesi balapan utama MotoGP San Marino 2025 hari ini, Minggu (14/9/2025). Sesi tersebut akan digelar selama 24 putaran dan akan mulai pada pukul 19.00 WIB.
Pencarian Terkait :
Alhasil, dia pun terjatuh dan terhempas ke area gravel dan gagal membawa tambahan poin penting di kesempatan kali ini. Crash yang dialami Marquez mengundang sorak sorai penonton yang hadir di Sirkuit Misano yang dikenal sebagai teritori salah satu musuh besarnya, Valentino Rossi. Tak hanya para penggemar, Rossi yang hadir langsung ke sirkuit juga menjadi perbincangan setelah memberikan reaksinya. The Doctor tertangkap kamera menertawakan momen crash yang dialami Marquez saat berada di salah satu sudut sirkuit bersama beberapa orang. Sikap tersebut lantas menjadi perbincangan dan tak sedikit mengundang komentar miring lantaran Rossi bahagia melihat satu pembalap mengalami kecelakaan.
Tak bisa dipungkiri bahwa percikan rivalitas ini masih terasa meski peraih sembilan gelar juara dunia itu sudah pensiun empat tahun lalu. Reaksi Rossi saat melihat Marquez kecelakaan pada sesi sprint race ini turut mengundang sorotan dari media Motorsport, MotoGP News. Dalam sebuah artikelnya, mereka menyinggung bahwa Rossi masih memiliki dendam usai kehilangan kesempatan meraih gelar juara dunia MotoGP musim 2015. "Rossi dan Marquez telah terlibat perseteruan sejak peristiwa yang membawa Jorge Lorenzo meraih gelar MotoGP pada tahun 2015," tulis MotoGP News.
"Rossi yakin Marquez membantu Lorenzo dalam beberapa balapan terakhir dan sejak itu ia tidak pernah memaafkannya." Media Spanyol, Motosan juga menyayangkan reaksi yang ditunjukkan Rossi dan penggemarnya yang senang melihat peraih delapan gelar juara dunia itu tersungkur. Bagi Motosan, hal ini tidak akan mengubah apa pun karena Marquez sudah di ambang menjadi juara dunia untuk menyamai pencapaian trofi milik Rossi. "Pada titik ini, muncul pertanyaan apakah pantas bersukacita atas kecelakaan seorang pembalap ketika ia sudah hampir dipastikan menjadi juara dunia?" tulis Motosan. "Kecelakaan ini sama sekali tidak mengubah kenyataan." "Kenyataan itu tak lain adalah Marquez sebagai pemimpin klasemen yang tak terbantahkan, dengan gelar juara yang hampir dipastikan." "Kecelakaan hari ini sama sekali tidak mengubah posisinya di kejuaraan dunia." Meski menelan hasil minor, Marquez masih berpeluang untuk memenangkan sesi balapan utama MotoGP San Marino 2025 hari ini, Minggu (14/9/2025). Sesi tersebut akan digelar selama 24 putaran dan akan mulai pada pukul 19.00 WIB.
Pencarian Terkait :

0 Komentar