MotoGP Catalunya 2025 - Sikap Francesco Bagnaia Berubah usai Marc Marquez Menang Sprint Race
DIBERITAKAN OLEH SUSTERSLOT - Pembalap Ducati, Francesco Bagnaia, angkat suara terkait kemenangan rekan setimnya Marc Marquez pada sprint race MotoGP Catalunya 2025.
Sprint race MotoGP Catalunya 2025 yang berlangsung pada Sabtu (6/9/2025) kemarin berjalan dramatis sebelum dimenangkan oleh Marc Marquez lagi.
Ya, Si Alien yang start dari urutan ketiga tetap tampil tenang selama menjalani 12 putaran penuh di Circuit de Barcelona-Catalunya, Spanyol itu.
Sempat mengalami kontak dengan andalan Yamaha Fabio Quartararo, Marquez masih bertahan di barisan depan sebelum mendapat momentum tak terduga.
Posisi terdepan diambil alih Marquez setelah adiknya yang membela Gresini Racing Alex Marquez terjatuh setelah tampil cukup dominan. Alhasil, Marquez pun tidak terbendung melewati garis finis di mana ini menjadi kemenangan ke-14 dari total 15 kali sesi sprint race yang sudah dijalani musim ini. Apa yang ditunjukkan oleh peraih delapan gelar juara dunia tersebut sangat berbeda dengan apa yang ditunjukkan rekan setimnya, Francesco Bagnaia. Murid kebanggaan Valentino Rossi tersebut kesulitan dengan tidak mampu menembus posisi 10 besar sepanjang sesi latihan. Alhasil, Bagnaia pun mengawali sprint race MotoGP Catalunya 2025 dari urutan start ke-21.
Start dari posisi tersebut membuat juara dunia kelas utama musim 2022 dan 2023 itu kesulitan memulihkan posisinya sebelum finis di tempat ke-14. Rasa kecewa tentu tidak bisa disembunyikan Bagnaia, terlebih lagi setelah melihat Marquez masih bisa meraih kemenangan. Untuk Marquez sendiri, Bagnaia menyebut partnernya itu sejatinya juga sama-sama mengalami kesulitan dengan tidak mampu menjadi yang tercepat. Akan tetapi, Si Alien masih bisa membuat perbedaan dan memenangkan sprint race karena menunjukkan performa yang sempurna.
Sikap respek pun ditunjukkan Bagnaia di mana dia juga ikut angkat topi dengan keberhasilan Marquez melewati ujian pertama di lintasan yang bukan favoritnya. "Marquez melakukannya dengan sangat baik, jelas dia bukan yang tercepat, tapi dia berhasil menang," kata Bagnaia. "Kita hanya perlu menghargai usahanya dan melihat apa yang dia lakukan, karena dia membalap dengan sangat sempurna," imbuhnya. Berkaca dari kemenangan Marquez tersebut, Bagnaia mulai menunjukkan gelagat ingin mengubah tabiatnya. Ya, dia tidak ingin lagi membandingkan motor, dalam hal ini sensasi saat dia mengendarai Desmosedici GP24 dan kuda besinya saat ini GP25. "Saya tidak ingin membandingkan motor lagi," kata Bagnaia, dilansir BolaSport.com dari laman Motosan. "Saat ini, saya hanya punya motor yang saya miliki," imbuhnya. Perjuangan Bagnaia dan Marquez pada MotoGP Catalunya 2025 masih akan berlajut hari ini, Minggu (7/9/2025). Mereka dan seluruh pembalap kelas utama MotoGP akan tampil pada sesi Grand Prix yang berjalan selama 24 putaran pada pukul 19.00 WIB. Pencarian Terkait :
Posisi terdepan diambil alih Marquez setelah adiknya yang membela Gresini Racing Alex Marquez terjatuh setelah tampil cukup dominan. Alhasil, Marquez pun tidak terbendung melewati garis finis di mana ini menjadi kemenangan ke-14 dari total 15 kali sesi sprint race yang sudah dijalani musim ini. Apa yang ditunjukkan oleh peraih delapan gelar juara dunia tersebut sangat berbeda dengan apa yang ditunjukkan rekan setimnya, Francesco Bagnaia. Murid kebanggaan Valentino Rossi tersebut kesulitan dengan tidak mampu menembus posisi 10 besar sepanjang sesi latihan. Alhasil, Bagnaia pun mengawali sprint race MotoGP Catalunya 2025 dari urutan start ke-21.
Start dari posisi tersebut membuat juara dunia kelas utama musim 2022 dan 2023 itu kesulitan memulihkan posisinya sebelum finis di tempat ke-14. Rasa kecewa tentu tidak bisa disembunyikan Bagnaia, terlebih lagi setelah melihat Marquez masih bisa meraih kemenangan. Untuk Marquez sendiri, Bagnaia menyebut partnernya itu sejatinya juga sama-sama mengalami kesulitan dengan tidak mampu menjadi yang tercepat. Akan tetapi, Si Alien masih bisa membuat perbedaan dan memenangkan sprint race karena menunjukkan performa yang sempurna.
Sikap respek pun ditunjukkan Bagnaia di mana dia juga ikut angkat topi dengan keberhasilan Marquez melewati ujian pertama di lintasan yang bukan favoritnya. "Marquez melakukannya dengan sangat baik, jelas dia bukan yang tercepat, tapi dia berhasil menang," kata Bagnaia. "Kita hanya perlu menghargai usahanya dan melihat apa yang dia lakukan, karena dia membalap dengan sangat sempurna," imbuhnya. Berkaca dari kemenangan Marquez tersebut, Bagnaia mulai menunjukkan gelagat ingin mengubah tabiatnya. Ya, dia tidak ingin lagi membandingkan motor, dalam hal ini sensasi saat dia mengendarai Desmosedici GP24 dan kuda besinya saat ini GP25. "Saya tidak ingin membandingkan motor lagi," kata Bagnaia, dilansir BolaSport.com dari laman Motosan. "Saat ini, saya hanya punya motor yang saya miliki," imbuhnya. Perjuangan Bagnaia dan Marquez pada MotoGP Catalunya 2025 masih akan berlajut hari ini, Minggu (7/9/2025). Mereka dan seluruh pembalap kelas utama MotoGP akan tampil pada sesi Grand Prix yang berjalan selama 24 putaran pada pukul 19.00 WIB. Pencarian Terkait :

0 Komentar