DIBERITAKAN OLEH
SUSTERSLOT - Pembalap Ducati, Marc Marquez, mengutarakan perasaannya usai mengamankan kemenangan yang krusial pada seri MotoGP San Marino 2025.
Sempat menjadi pesakitan karena jatuh dan gagal meraih poin saat sprint race, Marquez kembali menggeliat di MotoGP San Marino 2025, Minggu (14/9/2025).
Pembalap berjuluk Si Alien itu mengukir kemenangan Grand Prix ke-11 sepanjang musim ini usai menjadi yang terbaik di Sirkuit Misano, Italia.
Mengawali lomba selama 27 lap itu dari urutan keempat, Marquez cenderung berhati-hati dan lebih banyak menunggu momentum untuk bermanuver.
Hal itu cukup beralasan lantaran Marquez tidak ingin mengulangi kesalahan seperti yang terjadi di sprint race di mana dia terjatuh saat memimpin lomba.
Belajar dari hal tersebut, pembalap berusia 32 tahun itu tetap tenang untuk bisa merebut posisi terdepan dari Marco Bezzecchi.
Momentum Marquez itu tiba saat rider andalan Aprilia tersebut melakukan kesalahan melalui laju yang melebar sehingga berhasil diovertake.
Setelah menyalip Bezzecchi, Marquez seakan tidak tersentuh untuk meraih kemenangan dan membawa pulang 25 poin sempurna dari Sirkuit Misano.
Kendati berhasil mendapatkan hasil manis, rasa getir sempat melingkupi rekan setim Francesco Bagnaia itu usai menjalani sprint race sehari sebelumnya.

Perasaan itu hadir setelah adanya tekanan dari media, komentar di paddock dan ejekan dari penonton yang senang saat crash di sprint race.
Alih-alih minder, rider asal Spanyol itu justru menjadikan hal tersebut sebagai sumber motivasinya untuk tampil garang di lintasan.
"Pada akhirnya, saya merasa sudah waktunya untuk berbicara di trek hari ini, karena kami membuat kesalahan kemarin," kata Marquez.
"Ini hanya akan membakar semangat di dalam diri, teruslah berkobar."
"Saya tahu satu lampu hijau lagi berarti putaran yang panjang, jadi saya sangat berhati-hati," imbuhnya, dilansir dari Motosan.
Dengan kemenangan di seri ke-16 dalam kalender MotoGP 2025 itu, Marquez bisa mengunci gelar pada balapan berikutnya di GP Jepang.
Jika berhasil melakukannya, Marquez bisa mendapatkan momen yang tak biasa karena akan merayakan kesuksesan di kandang Honda, timnya sebelumnya.
Akan tetapi, sosok yang identik dengan nomor 93 itu tidak terlalu mementingkan hal tersebut di mana dia akan terus menjaga motivasi dan mentalitasnya.
"Kami akan berusaha menyelesaikannya sesegera mungkin, tanpa berlebihan," ucap Marquez.
"Menyelesaikannya di kandang Honda tidaklah penting, yang terpenting adalah meraihnya, di mana pun itu," imbuhnya.
Marquez juga membantah kemenangan di Misano ini diraihnya dengan mudah atau tanpa mengerahkan segenap potensinya.
"Tidak, balapan ini berlangsung dengan segenap kemampuan saya, seperti akhir pekan lalu," ucap Marquez.
"Kami meningkatkan kecepatan karena kondisi trek, karena hujan tadi malam membuat kami sedikit kehilangan cengkeraman," imbuhnya.
Pencarian Terkait :
0 Komentar