Gabung Bayern Muenchen, Ini Alasan Nicolas Jackson Tinggalkan Chelsea
DIBERITAKAN OLEH SUSTERSLOT - Penyerang asal Senegal, Nicolas Jackson, mengungkapkan alasannya meninggalkan Chelsea untuk bergabung dengan Bayern Muenchen.
Nicolas Jackson meninggalkan Chelsea ke Jerman tepat di hari terakhir bursa transfer musim panas 2025.
Mulanya kepindahannya ke Bayern Muenchen sempat berjalan mulus, terutama saat The Blues mengizinkannya terbang ke Jerman.
Namun, saat dirinya sudah tiba di Muenchen, klub asal London Barat itu kemudian mendadak membatalkan transfernya dan memintanya kembali ke Inggris.
Chelsea memutuskan menarik kembali Jackson karena salah satu penyerangnya, Liam Delap, mengalami cedera hamstring. Permintaan ini ditolak mentah-mentah oleh eks Villarreal itu yang ngotot untuk bergabung ke Muenchen. Singkat cerita, drama tersebut berakhir indah bagi Jackson usai Chelsea memilih menarik Marc Guiu dari Sunderland. Jackson akhirnya bisa melanjutkan transfernya ke Muenchen dengan status pinjaman yang disertai opsi pembelian. Usai resmi diperkenalkan sebagai pemain baru Die Roten, Jackson kemudian membongkar alasannya ngotot meninggalkan Chelsea.
Dalam wawancara yang dikutip BolaSport.com dari Tuttosport, Nicolas Jackson mengaku kepindahannya ke Bayern Muenchen terjadi karena waktunya di Chelsea telah usai. Penyerang berusia 24 tahun itu merasa sudah saatnya berganti klub dalam kariernya yang saat ini tengah menanjak. “Sepak bola itu penuh siklus. Terkadang hal-hal tidak berjalan sebagaimana mestinya, dan itu bagian dari permainan,” buka Jackson. “Saya hanya butuh sesuatu yang berbeda di tahap karier saya ini,” lanjut penyerang yang pernah membela CD Mirandes itu. Banyak yang menduga kepergiannya ada kaitannya dengan keputusan pelatih Chelsea, Enzo Maresca, yang tak lagi mengandalkannya.
Menanggapi hal tersebut, Jackson memilih bijak dan menyebut jika dirinya banyak belajar dari pelatih asal Italia itu, kendati tak lagi masuk rencananya. “Saya menghormati Maresca. Saya banyak belajar darinya, dia punya pemikirannya sendiri dan gayanya sendiri,” tambah Jackson. Meski kepindahannya ke Bayern Muenchen sempat dihalang-halangi, Jackson mengaku tak sakit hati dengan mantan klubnya itu dan mengaku bersyukur dengan perjalanannya di London. “Saya tidak menyesal, hanya bersyukur atas waktu saya di Chelsea,” pungkas penyerang Timnas Senegal itu.
Nicolas Jackson didatangkan Chelsea dari Villarreal pada musim panas 2023 dengan harga 37 juta euro (Rp711 miliar). Sejak kedatangannya, Jackson mencatatkan 30 gol dan 12 assist dari 81 laga di segala ajang. Performa itu diyakini membuatnya akan tetap jadi andalan di musim 2025-2026. Sayang, The Blues justru mendatangkan dua striker baru pada diri Joao Pedro dan Liam Delap. Hal ini membuat Jackson sering tersisih dari starting line-up dan memutuskan menerima pinangan Bayern Muenchen. Alhasil, ia dipinjamkan dengan biaya 16,5 juta euro (Rp317 miliar) dan dibarengi opsi pembelian sebesar 65 juta euro (Rp1,2 triliun).
Pencarian Terkait :
Chelsea memutuskan menarik kembali Jackson karena salah satu penyerangnya, Liam Delap, mengalami cedera hamstring. Permintaan ini ditolak mentah-mentah oleh eks Villarreal itu yang ngotot untuk bergabung ke Muenchen. Singkat cerita, drama tersebut berakhir indah bagi Jackson usai Chelsea memilih menarik Marc Guiu dari Sunderland. Jackson akhirnya bisa melanjutkan transfernya ke Muenchen dengan status pinjaman yang disertai opsi pembelian. Usai resmi diperkenalkan sebagai pemain baru Die Roten, Jackson kemudian membongkar alasannya ngotot meninggalkan Chelsea.
Dalam wawancara yang dikutip BolaSport.com dari Tuttosport, Nicolas Jackson mengaku kepindahannya ke Bayern Muenchen terjadi karena waktunya di Chelsea telah usai. Penyerang berusia 24 tahun itu merasa sudah saatnya berganti klub dalam kariernya yang saat ini tengah menanjak. “Sepak bola itu penuh siklus. Terkadang hal-hal tidak berjalan sebagaimana mestinya, dan itu bagian dari permainan,” buka Jackson. “Saya hanya butuh sesuatu yang berbeda di tahap karier saya ini,” lanjut penyerang yang pernah membela CD Mirandes itu. Banyak yang menduga kepergiannya ada kaitannya dengan keputusan pelatih Chelsea, Enzo Maresca, yang tak lagi mengandalkannya.
Menanggapi hal tersebut, Jackson memilih bijak dan menyebut jika dirinya banyak belajar dari pelatih asal Italia itu, kendati tak lagi masuk rencananya. “Saya menghormati Maresca. Saya banyak belajar darinya, dia punya pemikirannya sendiri dan gayanya sendiri,” tambah Jackson. Meski kepindahannya ke Bayern Muenchen sempat dihalang-halangi, Jackson mengaku tak sakit hati dengan mantan klubnya itu dan mengaku bersyukur dengan perjalanannya di London. “Saya tidak menyesal, hanya bersyukur atas waktu saya di Chelsea,” pungkas penyerang Timnas Senegal itu.
Nicolas Jackson didatangkan Chelsea dari Villarreal pada musim panas 2023 dengan harga 37 juta euro (Rp711 miliar). Sejak kedatangannya, Jackson mencatatkan 30 gol dan 12 assist dari 81 laga di segala ajang. Performa itu diyakini membuatnya akan tetap jadi andalan di musim 2025-2026. Sayang, The Blues justru mendatangkan dua striker baru pada diri Joao Pedro dan Liam Delap. Hal ini membuat Jackson sering tersisih dari starting line-up dan memutuskan menerima pinangan Bayern Muenchen. Alhasil, ia dipinjamkan dengan biaya 16,5 juta euro (Rp317 miliar) dan dibarengi opsi pembelian sebesar 65 juta euro (Rp1,2 triliun).
Pencarian Terkait :

0 Komentar