De Zerbi Mencak-Mencak, Tak Seharusnya Real Madrid Dapat Penalti Kedua

DIBERITAKAN OLEH SUSTERSLOT - Pelatih Olympique Marseille, Roberto De Zerbi, mencak-mencak karena Real Madrid seharusnya tidak mendapatkan penalti keduanya dalam duel di Liga Champions. De Zerbi sangat marah setelah Real Madrid diberikan penalti di menit-menit akhir laga. Penalti yang diberikan untuk El Real itu membuat pasukan Xabi Alonso berhasil meraih kemenangan 2-1 atas Olympique Marseille. Duel Madrid vs Marseille pada matchday pekan pertama fase liga di Liga Champions 2025-2026 bisa dikatakan berjalan ketat

Laga yang berlangsung di Stadion Santiago Bernabeu, Selasa (16/9/2025) atau Rabu dini hari WIB, menempatkan Marseille unggul lebih dulu. Pada menit ke-22, Timothy Weah membuat pendukung tuan rumah terdiam selepas dirinya mencetak gol pembuka untuk Marseille. Operan dari Mason Greenwood mampu dikonversi sempurna oleh Weah untuk menjebol gawang Thibaut Courtois. Namun, keunggulan 1 gol Olympique Marseille tidak bertahan lama.

Kylian Mbappe sukses menyamakan skor 1-1 untuk Real Madrid berkat lesakan penaltinya di menit ke-28. Hadiah penalti diberikan untuk Madrid setelah Geoffrey Kondogbia dianggap melanggar Rodrygo di area terlarang. Eksekusi yang diambil Mbappe berakhir sempurna dengan gol yang tercipta dari titik putih. Skor imbang 1-1 bertahan hingga turun minum.

Di babak kedua, Marseille sempat mendapatkan angin segar karena Daniel Carvajal diganjar kartu merah langsung oleh wasit pada menit ke-72. Unggul jumlah pemain sejatinya bisa dimanfaatkan oleh Pierre-Emerick Aubameyang dkk. Akan tetapi, nasib apes malah melingkupi Marseille setelahnya. Mereka justru harus mendapatkan hukuman penalti lagi pada menit ke-81.

Itu terjadi setelah wasit menganggap Facundo Medina melakukan handball setelah mencoba menghentikan Vinicius Junior di kotak 16. Hadiah penalti diberikan kepada Real Madrid dan kembali Mbappe mampu menjalankan tugasnya dengan baik untuk membawa timnya unggul 2-1. Kemenangan 2-1 tersebut bertahan hingga pertandingan berakhir.

Selepas laga, pelatih Marseille, Roberto De Zerbi, mengakui dirinya marah dengan keputusan penalti kedua untuk Madrid. Menurutnya penalti itu semestinya tidak diberikan. Sembari menyinggung pertandingan melawan Real Sociedad, De Zerbi menganggap hal itu memalukan setelah membicarakan ketidakadilan untuk El Real. "Itu bukan penalti. Itu memalukan! Setelah pertandingan melawan Real Sociedad, semua orang membicarakan ketidakadilan terhadap Real Madrid..." ucap De Zerbi, dikutip BolaSport.com dari Tribuna. "Hukuman penalti kedua itu memalukan, sebenarnya tidak, saya akan mengatakan hal yang sama bahkan jika itu menguntungkan tim saya."

"Itu jelas bukan penalti," imbuhnya. Lebih lanjut, De Zerbi menilai bahwa Real Madrid tidak bagus secara permainan. Malahan ia menilai timnya yang seharusnya meraih kemenangan di laga perdana fase liga di Liga Champions. "Saya kecewa, kami bisa saja menang... Kami memiliki banyak pemain baru dan tidak mudah untuk menemukan koneksi yang tepat di antara mereka dengan cepat," kata De Zerbi melanjutkan. "Saya pikir kami bisa melakukan lebih banyak, saya sudah mengatakan itu kepada para pemain saya." "Bukan sebagai kritik karena mereka sudah berjuang sekuat tenaga di lapangan. Itu karena kami bisa menang." "Kami masuk ke lapangan dengan rasa takut atau ragu-ragu." "Lalu kami melepaskan diri. Saya sangat menyesal bahwa setelah kartu merah Carvajal, kami tidak bisa maju 20 atau 30 meter lagi untuk memenangkan pertandingan." “Ini saatnya untuk mengambil risiko; kita masih di bulan September," pungkas pelatih asal Italia tersebut mengakhiri.


Pencarian Terkait :

0 Komentar

Susterslot