Sempat Merasa Aneh, Rian Manfaatkan Dipisah dengan Fajar untuk Perbaiki Diri Jelang Kejuaraan Dunia 2025 dan Unjuk Gigi dengan Yeremia

DIBERITAKAN OLEH SUSTERSLOT - Sektor ganda putra Indonesia tidak hanya melakukan bongkar pasang untuk Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri. Muhammad Rian Ardianto/Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan menjadi pasangan yang juga dicoba Pengurus Pusat Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) pada China Masters 2025 (Super 750), 16-21 September dan Korea Open 2025 (Super 500), 23-28 September. "Saya dan Fajar kemarin berbicara dengan pelatih karena memang hasilnya mereka (Fajar/Fikri) bisa juara China Open, Jadi, memang dari pelatih ingin mencoba lagi sampai sejauh mana mereka dipasangkan. Hasilnua seperti apa," kata Rian kepada media, termasuk BolaSport.com di pelatnas Cipayung, Jakarta, Rabu (6/8/2025). "Saya diberi tahu pelatih untuk mencoba bersama Yere karena Yere juga punya kualitas. Yere juga pernah berpartner dengan Pram (Pramudya Kusuma wardana). Sudah pernah juara Asia juga. Jadi, tidak ada salahnya kami mencoba berpartner."
Rian mengungkapkan bahwa pemilihan nama Yeremia merupakan keputusan dari pelatih. "Saya diinformasikan pelatih. Pelatih yang instruksikan untuk mencoba dulu bersama Yere," ucap Rian. Rian semula sempat merasa aneh karena pelatih memisahnya dengan Fajar setelah berpartner selama 11 tahun. "Pasti, awal-awal ada rasa aneh. Mungkin karena sudah 11 tahun saya berpasangan terus dengan Fajar. Sudah tahu kebiasaanya bagaimana," aku Rian. "Namun, sekarang sudah ada partner baru, dicoba sama Yere. Ya coba maksimalin saja. Nanti kami juga akan banyak berbicara menghadapi pertandingan." "Kalau nanti bertemu Fajar saat pertandingan, tidak masalah karena di luar lapangan kami teman. Namun, kalau di dalam lapangan kami berbeda."
Rian saat belum secara khusus berlatih dengan Yeremia yang sekarang bertandem secara reguler dengan Rahmat Hidayat. "Kami belum latihan bersama karena saya masih persiapan untuk Kejuaraan Dunia 2025. Mungkin setelah kejuaraan dunia, saya baru berlatih terus dengan Yere," ujar Rian.
"Saya jadikan momen saat berpisah dengan Fajar untuk instrospeksi diri. Apa hal yang harus diperbaiki agar saat kejuaraan dunia, saya bisa tampil lebih baik dari sebelum jeda dipisah," ucap Rian yag baru dikaruniai buah hati bersama mantan ganda putri Indonesia, Ribka Sugiarto, itu. Selama kejuaraan dunia, pencapaian terbaik Fajar/Rian adalah medali perunggu pada 2019 dan 2021. "Ekspektasinya tidak mau terlalu tinggi-tinggi. Maksudnya, apalagi Fajar juga kemarin habis juara juga," ucap pemain 29 tahun itu. "Tidak mau terbebani dengan gelar juaranya Fajar sama Fikri. Pasti ingin mempersiapkan diri lebih baik saja. Semoga nanti bisa diberikan hasil yang maksimal." Sementara itu, Yeremia mengaku ingin memanfaatkan kesempatan berpartner dengan Rian sebaik mungkin. "Pastinya akan mencoba sebisa mungkin untuk antar sama Mas Jom (sapaan akrab Rian), Nanti kami akan mengikuti turnamen Super 750 dan Super 500. Saya ingin membuktikan kalau masih bisa di performa teratas. Masih bisa bersaing dengan peringkat 30 dunia ke atas," kata Yeremia. Sejak Pramudya memutuskan mundur dari pelatnas pada akhir 2023, Yeremia diduetkan dengan Rahmat Hidayat. Namun, prestasi mereka stagnan dan belum bisa menembus persaingan elite dunia. "Pasti yang pertama senang bisa berpasangan dengan mas Jom, lebih senior dan juga kualitasnya bagus. Jadi, jangan menyia-nyiakan kesempatan."

0 Komentar

Susterslot