Penalti Real Madrid Sah atau Tidak, Kylian Mbappe Dituding Injak Kaki Lawan Duluan
DIBERITAKAN OLEH SUSTERSLOT - Kemenangan Real Madrid atas Osasuna tak lepas dari kontroversi yang menyoroti keabsahan penalti Kylian Mbappe.
Pasukan Xabi Alonso membuka musim baru Liga Spanyol dengan kemenangan minimalis.
Menjamu Osasuna di Santiago Bernabeu, Selasa (19/8/2025) waktu setempat, Real Madrid menekuk lawan 1-0.
Gol tunggal di partai ini berasal dari eksekusi penalti Kylian Mbappe pada menit ke-51.
Tembakan jitu bintang Prancis itu mengecoh kiper musuh untuk bergerak ke sisi berlawanan. Namun, namanya tendangan penalti, selepas pertandingan muncul kontroversi soal kelayakan wasit memberi hukuman bagi Osasuna. Sanksi diberikan wasit Adrian Cordero setelah bek Los Rojillos, Juan Cruz, dianggap melanggar Mbappe di kotak terlarang. Cruz tampak mencoba menghentikan kecohan Mbappe dengan melepaskan tekel yang bikin pemilik nomor 10 baru Los Blancos itu terpelanting.
Akan tetapi, validitasnya diragukan sejumlah pihak karena Mbappe yang justru dinilai melakukan pelanggaran dengan menginjak kaki Cruz. Setelah injakan tersebut, Mbappe tampak kehilangan keseimbangan. Raja gol sepanjang masa PSG itu dituding melakukan aksi berlebihan saat terjatuh guna memvalidasi pelanggaran. Sederet rekaman video dan foto dari insiden injakan tersebut menjadi bahan perdebatan sengit, terutama di jagat medsos.
Pelatih Osasuna, Alessio Lisci, meragukan keputusan Cordero, tapi tanpa menyerang pengadil lapangan secara berlebihan. "Tim kami bermain bagus, tapi kita akan melihat apakah itu penalti atau bukan," ujarnya pascapertandingan penutup jornada 1 Liga Spanyol tersebut. "Terlihat sangat jelas bagi saya di lapangan, tetapi kita harus mengamati apakah itu Mbappe yang menginjak Juan atau sebaliknya."
"Bagi saya, kelihatannya Mbappe yang menginjak Juan, dan Juan menendang dia." "Kita harus melihatnya. Di lapangan, saya pikir normal bagi wasit untuk mengambil keputusan penalti," katanya lagi, dikutip BolaSport.com dari Mundodeportivo. Kontroversi yang dinilai merugikan Osasuna bukan sekadar penalti bagi Kylian Mbappe.
Di ujung pertandingan, Los Rojillos juga harus kehilangan Abel Bretones karena mendorong Gonzalo Garcia ketika Madrid hendak menggeber serangan balik. Bretones langsung dihukum kartu merah atas aksinya. "Saya harap tak ada hukuman yang berat. Saya melihat lagi, dan itu seharusnya bukan kartu merah," lanjut Lisci. "Mereka, wasit, mengatakan Gonzalo berdarah. Dia (Abel) mendorong dada dan gerakan tangannya terlalu berlebihan." "Masalahnya adalah untuk pertandingan berikutnya, kami tak bisa menurunkan dia. Masukan VAR tidak jelas," tutup Lisci. Kemenangan ini bagi Real Madrid mengantar mereka ke peringkat delapan klasemen Liga Spanyol. Los Blancos merupakan satu dari delapan tim yang menuntaskan jornada 1 dengan raihan kemenangan.
Pencarian Terkait :
Tembakan jitu bintang Prancis itu mengecoh kiper musuh untuk bergerak ke sisi berlawanan. Namun, namanya tendangan penalti, selepas pertandingan muncul kontroversi soal kelayakan wasit memberi hukuman bagi Osasuna. Sanksi diberikan wasit Adrian Cordero setelah bek Los Rojillos, Juan Cruz, dianggap melanggar Mbappe di kotak terlarang. Cruz tampak mencoba menghentikan kecohan Mbappe dengan melepaskan tekel yang bikin pemilik nomor 10 baru Los Blancos itu terpelanting.
Akan tetapi, validitasnya diragukan sejumlah pihak karena Mbappe yang justru dinilai melakukan pelanggaran dengan menginjak kaki Cruz. Setelah injakan tersebut, Mbappe tampak kehilangan keseimbangan. Raja gol sepanjang masa PSG itu dituding melakukan aksi berlebihan saat terjatuh guna memvalidasi pelanggaran. Sederet rekaman video dan foto dari insiden injakan tersebut menjadi bahan perdebatan sengit, terutama di jagat medsos.
Pelatih Osasuna, Alessio Lisci, meragukan keputusan Cordero, tapi tanpa menyerang pengadil lapangan secara berlebihan. "Tim kami bermain bagus, tapi kita akan melihat apakah itu penalti atau bukan," ujarnya pascapertandingan penutup jornada 1 Liga Spanyol tersebut. "Terlihat sangat jelas bagi saya di lapangan, tetapi kita harus mengamati apakah itu Mbappe yang menginjak Juan atau sebaliknya."
"Bagi saya, kelihatannya Mbappe yang menginjak Juan, dan Juan menendang dia." "Kita harus melihatnya. Di lapangan, saya pikir normal bagi wasit untuk mengambil keputusan penalti," katanya lagi, dikutip BolaSport.com dari Mundodeportivo. Kontroversi yang dinilai merugikan Osasuna bukan sekadar penalti bagi Kylian Mbappe.
Di ujung pertandingan, Los Rojillos juga harus kehilangan Abel Bretones karena mendorong Gonzalo Garcia ketika Madrid hendak menggeber serangan balik. Bretones langsung dihukum kartu merah atas aksinya. "Saya harap tak ada hukuman yang berat. Saya melihat lagi, dan itu seharusnya bukan kartu merah," lanjut Lisci. "Mereka, wasit, mengatakan Gonzalo berdarah. Dia (Abel) mendorong dada dan gerakan tangannya terlalu berlebihan." "Masalahnya adalah untuk pertandingan berikutnya, kami tak bisa menurunkan dia. Masukan VAR tidak jelas," tutup Lisci. Kemenangan ini bagi Real Madrid mengantar mereka ke peringkat delapan klasemen Liga Spanyol. Los Blancos merupakan satu dari delapan tim yang menuntaskan jornada 1 dengan raihan kemenangan.
Pencarian Terkait :

0 Komentar