Papua Football Academy Kirim 4 Alumnus ke TC Timnas U-17 Indonesia
DIBERITAKAN OLEH SUSTERSLOT - Empat pemain jebolan Papua Football Academy (PFA) menerima panggilan resmi untuk bergabung dalam pemusatan latihan (TC) Timnas U-17 Indonesia.
TC ini diadakan sebagai persiapan menuju Piala Asia U-17 2026.
Rencananya, TC ini berlangsung dalam dua tahap yakni di Banjarmasin pada 28 Agustus-20 September 2025 berlanjut di Yogyakarta pada 20 September-4 Oktober.
Para pemain yang lolos seleksi pada TC ini nantinya akan bergabung dengan skuad Garuda United U-18.
Tim tersebut bakal berlaga di Elite Pro Academy musim 2025-2026. Alumnus PFA yang dipanggil mengikuti pemusatan latihan ini adalah lulusan angkatan pertama yaitu siswa kelahiran 2009.
Para lulusan PFA yang dipanggil itu adalah Peres Akwila Tjoe (Akademi Persija), Yohanes Yapagaimu (Akademi Sepak Bola Safin Pati), Yulius Stenly Pigay (Akademi Persebaya), dan Efaldus Sereuw (Akademi Sepak Bola Safin Pati). Ardiles Rumbiak, pelatih kepala Papua Football Academy, menyambut gembira kabar pemanggilan ini. Dia menegaskan bahwa pemanggilan ini adalah buah dari dedikasi dan mental pantang menyerah yang ditanamkan kepada para pemain di PFA. "Kami sangat bangga dan senang mendengar kabar bahwa lulusan Papua Football Academy kembali dipanggil untuk membela Timnas," kata Ardilles.
"Ini adalah buah dari kerja keras, kedisiplinan, dan motivasi kuat yang mereka miliki." "Tantangan mereka sekarang adalah berjuang lebih keras lagi untuk bisa memastikan tempat di skuad inti."
Lebih lanjut, Ardiles menekankan bahwa pemanggilan ini memiliki makna yang jauh lebih besar. "Ini bukan sekadar prestasi individu. Ini adalah sebuah pintu yang terbuka lebar untuk membuka jalan bagi lebih banyak anak-anak Papua lainnya." "Ini adalah bukti nyata yang merealisasikan slogan kami: 'Dari Tanah Papua untuk Indonesia'. Itu bukanlah sekadar kata-kata tetapi sebuah janji yang harus kita wujudkan bersama melalui kerja keras dan prestasi." Sementara itu, Janjai Adii, Manager of Sport Management PT Freeport Indonesia, juga menyambut baik pemanggilan 4 alumnus PFA ini. "Ini suatu langkah awal yang bagus untuk karier dan nama baik mereka sekaligus menjadi momen untuk mengembangkan diri serta karier sepak bola." "Selain itu, momen ini juga menjadi bukti kontribusi anak Papua sebagai aset bangsa untuk Tim Merah Putih." Pencarian Terkait :
Tim tersebut bakal berlaga di Elite Pro Academy musim 2025-2026. Alumnus PFA yang dipanggil mengikuti pemusatan latihan ini adalah lulusan angkatan pertama yaitu siswa kelahiran 2009.
Para lulusan PFA yang dipanggil itu adalah Peres Akwila Tjoe (Akademi Persija), Yohanes Yapagaimu (Akademi Sepak Bola Safin Pati), Yulius Stenly Pigay (Akademi Persebaya), dan Efaldus Sereuw (Akademi Sepak Bola Safin Pati). Ardiles Rumbiak, pelatih kepala Papua Football Academy, menyambut gembira kabar pemanggilan ini. Dia menegaskan bahwa pemanggilan ini adalah buah dari dedikasi dan mental pantang menyerah yang ditanamkan kepada para pemain di PFA. "Kami sangat bangga dan senang mendengar kabar bahwa lulusan Papua Football Academy kembali dipanggil untuk membela Timnas," kata Ardilles.
"Ini adalah buah dari kerja keras, kedisiplinan, dan motivasi kuat yang mereka miliki." "Tantangan mereka sekarang adalah berjuang lebih keras lagi untuk bisa memastikan tempat di skuad inti."
Lebih lanjut, Ardiles menekankan bahwa pemanggilan ini memiliki makna yang jauh lebih besar. "Ini bukan sekadar prestasi individu. Ini adalah sebuah pintu yang terbuka lebar untuk membuka jalan bagi lebih banyak anak-anak Papua lainnya." "Ini adalah bukti nyata yang merealisasikan slogan kami: 'Dari Tanah Papua untuk Indonesia'. Itu bukanlah sekadar kata-kata tetapi sebuah janji yang harus kita wujudkan bersama melalui kerja keras dan prestasi." Sementara itu, Janjai Adii, Manager of Sport Management PT Freeport Indonesia, juga menyambut baik pemanggilan 4 alumnus PFA ini. "Ini suatu langkah awal yang bagus untuk karier dan nama baik mereka sekaligus menjadi momen untuk mengembangkan diri serta karier sepak bola." "Selain itu, momen ini juga menjadi bukti kontribusi anak Papua sebagai aset bangsa untuk Tim Merah Putih." Pencarian Terkait :

0 Komentar