Hasil Uji Coba - Langsung Mainkan 3 Pemain Asing, Kendal Tornado FC Imbangi Klub Milik Presiden Prabowo
DIBERITAKAN OLEH SUSTERSLOT - Laga uji coba antara sesama kontestan Championship, Kendal Tornado FC Vs Garudayaksa FC tersaji di Lapangan Banyuanyar, Solo pada Selasa (5/8/2025) sore WIB.
Kendal Tornado FC terus menjalani persiapan mengarungi Championship musim 2025-2026.
Terkini, pasukan Laskar Badai Pasifik menjalani laga uji coba dengan sesama kontestan Championship, Garudayaksa FC di Lapangan Banyuanyar, Solo pada Selasa sore WIB.
Garudayaksa FC adalah klub milik Presiden Prabowo Subianto yang mengakuisisi PSKC Cimahi pada 4 Juni 2025 lalu.
Sehingga mereka berhak tampil di Championship pada musim 2025-2026.
Pertandingan antara Kendal Tornado FC Vs Garudayaksa FC berakhir dengan skor imbang 0-0. Pada laga ini, Kendal Tornado FC langsung memainkan 3 pemain asingnya dalam starter. Mereka adalah Juan Pablo Morales, Felipe Ryan dan Patrick Cruz. Pelatih Kendal Tornado FC, Stefan Keletjes mengapresiasi progres yang ditunjukkan para pemainnya dalam laga ini, terutama di sektor pertahanan. Putra mendiang Rudy William Keltjes itu menilai anak asuhnya mampu menjalankan skema bertahan sesuai yang ia instruksikan. “Organisasi pertahanan sudah berjalan baik, sudah rapi,” kata Stefan Keeltjes dalam rilis yang diterima BolaSport.com. “Anak-anak waktu menyerang menang jumlah, pas bertahan juga selalu balance,” tambahnya.
Meski demikian catatan diberikan oleh Stefan untuk para pemainnya yakni dalam hal konversi peluang. Pada laga tersebut, Kendal Tornado punya beberapa peluang namun gagal dimaksimalkan jadi gol.
“Kita problemnya di area final third, untuk scoring masih perlu perbaikan," ujar pelatih berusia 39 tahun itu. "Tadi banyak peluang yang seharusnya menjadi gol." “Kesalahan-kesalahan mendasar seperti salah pasing dan salah mengambil keputusan akhirnya membuat peluang terbuang sia-sia,” tambahnya. Sementara Manajer Heri Sasongko cukup puas dengan progres yang ditunjukkan timnya dalam laga itu. Para pemain dinilai mulai bisa menerapkan pola permainan yang diinginkan tim pelatih.
“Tentu kami ingin terus ada evaluasi dan pelatih sudah memiliki gambaran untuk diperbaiki dalam latihan nanti,” paparnya. Kendal Tornado FC sebelumnya beberapa kali melawan tim-tim dari Super League untuk persiapan mengarungi musim 2025-2026. Laskar Badai Pantura sempat melawan Persis Solo dan Malut United. Harapan ambisius promosi ke Super League dicanangkan oleh pemilik klub, Junianto alias Ebes Anto dalam kesempatan beberapa waktu lalu. "Kalau target seperti yang di Tornado dulu." "Kami tidak muluk-muluk, kami ingin memperkuat finansial, gaji dan insfrastruktur semuanya, tapi apapun kalau nanti mereka bisa masuk Liga 1 akan saya genjot bonus besar." "Tadi saya sudah ngomong, kalau kalian lolos akan saya kasih 2 Miliar, seluruh pemain saya kasih 2 miliar," ungkapnya.
Sehingga mereka berhak tampil di Championship pada musim 2025-2026.
Pertandingan antara Kendal Tornado FC Vs Garudayaksa FC berakhir dengan skor imbang 0-0. Pada laga ini, Kendal Tornado FC langsung memainkan 3 pemain asingnya dalam starter. Mereka adalah Juan Pablo Morales, Felipe Ryan dan Patrick Cruz. Pelatih Kendal Tornado FC, Stefan Keletjes mengapresiasi progres yang ditunjukkan para pemainnya dalam laga ini, terutama di sektor pertahanan. Putra mendiang Rudy William Keltjes itu menilai anak asuhnya mampu menjalankan skema bertahan sesuai yang ia instruksikan. “Organisasi pertahanan sudah berjalan baik, sudah rapi,” kata Stefan Keeltjes dalam rilis yang diterima BolaSport.com. “Anak-anak waktu menyerang menang jumlah, pas bertahan juga selalu balance,” tambahnya.
Meski demikian catatan diberikan oleh Stefan untuk para pemainnya yakni dalam hal konversi peluang. Pada laga tersebut, Kendal Tornado punya beberapa peluang namun gagal dimaksimalkan jadi gol.
“Kita problemnya di area final third, untuk scoring masih perlu perbaikan," ujar pelatih berusia 39 tahun itu. "Tadi banyak peluang yang seharusnya menjadi gol." “Kesalahan-kesalahan mendasar seperti salah pasing dan salah mengambil keputusan akhirnya membuat peluang terbuang sia-sia,” tambahnya. Sementara Manajer Heri Sasongko cukup puas dengan progres yang ditunjukkan timnya dalam laga itu. Para pemain dinilai mulai bisa menerapkan pola permainan yang diinginkan tim pelatih.
“Tentu kami ingin terus ada evaluasi dan pelatih sudah memiliki gambaran untuk diperbaiki dalam latihan nanti,” paparnya. Kendal Tornado FC sebelumnya beberapa kali melawan tim-tim dari Super League untuk persiapan mengarungi musim 2025-2026. Laskar Badai Pantura sempat melawan Persis Solo dan Malut United. Harapan ambisius promosi ke Super League dicanangkan oleh pemilik klub, Junianto alias Ebes Anto dalam kesempatan beberapa waktu lalu. "Kalau target seperti yang di Tornado dulu." "Kami tidak muluk-muluk, kami ingin memperkuat finansial, gaji dan insfrastruktur semuanya, tapi apapun kalau nanti mereka bisa masuk Liga 1 akan saya genjot bonus besar." "Tadi saya sudah ngomong, kalau kalian lolos akan saya kasih 2 Miliar, seluruh pemain saya kasih 2 miliar," ungkapnya.

0 Komentar