Baru Sebulan Lebih di Napoli, De Bruyne Sudah Temukan 2 Perbedaan Besar Conte dan Guardiola

DIBERITAKAN OLEH SUSTERSLOT - Kevin De Bruyne sudah menemukan 2 perbedaan besar antara Antonio Conte dan Pep Guardiola meski baru sebulan lebih di Napoli. Setelah 1 dekade bernaung di Man City, Kevin De Bruyne, memutuskan pergi ke Liga Italia. Kariernya berlanjut bersama juara Serie A musim lalu, Napoli. Bersama Napoli, De Bruyne datang dengan status bebas transfer.
Dirinya meneken kontrak selama 2 tahun dan memiliki opsi perpanjangan 12 bulan pada kontrak berikutnya. Kepindahannya ke Naples pada 1 Juli 2025 menjadi babak baru dalam perjalanan karier sepak bolanya. Itu sekaligus momen menimba ilmu bersama juru taktik hebat lainnya, Antonio Conte. Conte akan menjadi mentor baru bagi Kevin De Bruyne selama masa baktinya di Stadion Diego Armando Maradona.
Kebersamaan bersama pelatih baru tentunya akan menambah ilmu dan pengalaman bagi De Bruyne. Pasalnya, ia sebelumnya selama 8 tahun berada di bawah komando Pep Guardiola. Guardiola sendiri juga dikenal sebagai salah satu peramu strategi andal dalam dunia sepak bola. Di bawah asuhannya, De Bruyne mampu memenangkan 6 titel Liga Inggris dan satu gelar Liga Champions. Setelah belajar dari Pep Guardiola selama delapan tahun di Man City, Kevin De Bruyne kini beradaptasi dengan taktik Antonio Conte. Meskipun terhitung baru satu bulan lebih menjadi pemain Napoli, playmaker asal Begia itu sudah menemukan perbedaan mencolok dari kedua pelatih. De Bruyne melihat terdapat dua perbedaan utama gaya kepelatihan yang dimiliki Conte dan Guardiola.
"Saya kira keduanya memiliki dua cara pendakatan permainan yang berbeda," ucap De Bruyne, dikutip BolaSport.com dari Corriere dello Sport.
"Pep mungkin lebih fokus pada penguasaan bola dan dominasi, sementara Conte lebih terstruktur dalam permainannya dan sangat menekankan aspek mental." "Pep lebih banyak bekerja pada area zona." "Ada beberapa hal yang berbeda, tetapi setiap pelatih memiliki prinsip dan karakteristiknya sendiri," tutur pemain berusia 34 tahun tersebut menambahkan. Antonio Conte selama ini dikenal gemar menerapkan skema permainan 4-3-3 dalam strateginya. Sementara Pep Guardiola lebih condong pada formasi 4-2-3-1. Keberadaan Kevin De Bruyne tentunya memengaruhi permainan dalam tim terutama umpan-umpan terukurnya di lapangan. Saat masih berseragam Man City, ia lebih banyak berperan sebagai gelandang serang. Namun, ketika berada di Napoli, besar kemungkinan posisinya akan sedikit berbeda dan diubah oleh Conte.


0 Komentar

Susterslot